"Apakah manusia mengira,bahwa kami tidak akan mengumpulkan(kembali)tulang belulangnya.(Bahkan)kami mampu menyusun(kembali) jari-jemarinya dengan sempurna"(QS.Al-Qiyamah 3-4)
Orang-orang kafir berdebat mengenai kebangkitan yang terjadi di mana tulang
orang yang mati telah hancur di lumat bumi dan bagaimana setiap individu akan
diidentifikasi pada hari kiamat.
Allah yang maha kuasa menjawabnya bahwa dia bukan hanya mampu menyusun tulang
tetapi dapat merekonntruksi secara sempurna sampai pada ujung-ujung jari.Mengapa
Al-Qura'n bericara secara spesifik tentang jari-jemari kita ketika menentukan identitas
individu?pada tahun 1880,
sidik jari menjadi metode ilmiah identifikasi setelah penelitian y
-yang dilakukan Sir Francis Golt.Tidak akan pernah ada di dunia ini dua orang memiliki
sidik jari yang sama persis,itulah alasan mengapa polisi seluruh dunia menggunakan sidik
jari untuk mengidentifikasi pelaku tindak pidana.1.400 tahun yang lalu,siapa yang
mengetahui keunikan sidik jari manusia?Tidak lain ukanlah sang penciptamanusia itu sendiri.

.jpg)
0 Komentar