Asiyah binti Muzahim.رضي الله عنها

 Asiyah binti Muzahim

Dewasa ini, kebanyakan wanita tentu memilih pasangan hidup yang mampu menjadi imam baginya dan dapat menuntunnya hingga ke surga. Namun, bagaimana dengan kisah Asiyah binti Muzahim? Wanita mulia yang harus menjadi istri dari seorang Raja Fir’aun yang zhalim.

Kala itu ia merindukan kehadiran seorang anak, hingga akhirnya ia diberi petunjuk oleh Allah dan menemukan Nabi Musa yang masih bayi di pinggir Sungai Nil. Diangkatlah Musa sebagai anak dari Asiyah dan Firaun.

Musa kecil lambat laun tumbuh menjadi dewasa, Ia menentang kezhaliman ayah angkatnya dan menyiarkan kebenaran tauhid yang sejati. Asiyah yang melihat keberaniannya kala itu takjub dan beriman atas Allah sebagai Tuhannya dan Nabi Musa sebagai utusan-Nya.

Mengetahu hal itu, ia pun dihukum oleh Fir’aun seberat-beratnya. Namun, ditengah siksaan yang kejam itu, para malaikat menaunginya dan Asiyah berdoa ,”Ya Rabb, bangunkanlah sebuah rumah bagiku di sisi-Mu dalam surga” . Seketika Allah memperlihatkan rumah baginya yang telah disediakan. Sesaat sebelum ia dibunuh oleh para algojo, Allah memerintahkan malaikat untuk membawa ruh Asiyah, sehingga ia tidak tersiksa lebih lama lagi

Previous
Next Post »
0 Komentar

Lokasi Kaum Tsamuud

 Allah Ta'ala berfirman tentang kaum Tsamuud: "dan kaum Tsamuud memotong bati-batu besar di lembah"( QS.Al-Fajr ayat 9) Posisi...